Juan Maneul Marquez vs Juan Diaz I-II: Manusia Punya Rencana...

28 April 2022, 14:23 WIB
Penulis:
Editor: Suryansyah
Juan Manuel Marquez, juara dunia di empat kelas berbeda, IBF/WBA Featherweight.
Juan Manuel Marquez, juara dunia di empat kelas berbeda, IBF/WBA Featherweight. /Instagram @jmmarquezof

  • Juan Manuel Marquez, juara dunia di empat kelas berbeda, IBF/WBA Featherweight.
  • Pada 4 Agustus 2017 mengumumkan pengunduran dirinya dari hingar-bingar tinju pro.
  •  Marquez yang sudah 21 tahun berkiprah di ring profesional, juga merancang laga perpisahan.


SKOR.id - Manusia boleh punya rencana, tapi Tuhan pula yang menentukan. Pepatah lama ini tepat sekali bagi Juan Manuel Marquez, juara dunia di empat kelas berbeda, IBF/WBA Featherweight (2003-07), WBC Super Featherweight (2007-09), WBA Lightweight (2009-12), dan WBO Junior welterweight 2012).

Seperti banyak petinju besar yang pensiun lewat satu pertarungan perpisahan, Marquez yang sudah 21 tahun berkiprah di ring profesional, juga merancangnya. Tahun 2016 dan Miguel Cotto (Puerto Rico) waktu dan lawan yang telah ditentukan.

Namun sayang, laga yang diprediksi akan sangat luar biasa itu, batal. Kendala utama adalah kelas yang akan mereka pilih, berbeda. Cotto ingin main di 155 pon atau 69,8 kg alias Super welter wright/ Light middleweihht, sementara Marquez bertahan di 147 atau 66,6 kg alias kelas welter. Rancangan awal, batal.

Lalu Marquez memilih tempat Toluca, Meksiko dengan lawan akan ditentukan kemudian. Waktu yang dipilih, 24 Juni, kemudian diundur ke 19 Agustus 2017. Sekali lagi, batal. Di tanggal itu, semua tempat sudah terisi.

Padahal Marquez sudah berjibaku di Gym Omanza. Semua program telah disesuaikan untuk laga perpisahan.

"Aku berkeinginan partai perpisahan itu menjadi partai terbaik dan akan menjadi kenangan indah," tutur petinju kelahiran 23 Agustus 1973 di Iztacalco, Mexico City, Meksiko.

Pada 4 Agustus 2017, tanpa ada yang tahu, kecuali dirinya sendiri, Dynamita (Dinamit) julukannya, mengumumkan pengunduran dirinya dari hingar-bingar tinju pro.

Marquez yang selama 21 tahun berkarir di tinju pro, mundur dengan rekor: 64 kali bertarung, 54 menang, 40 menang KO/TKO, 7 kali kalah, dan 1 kali draw. Bintang Ring Tinnu Meksiko yang berbinar di dunia itu, empat kali juara dunia.

Laga paling sensasionalnya adalah saat Marquez melakukan Tetralogi (bertarung empat kali) dengan Manny Pacquiao. Dua kali kalah, sekali draw dan sekali menang. Nah, di laga ke-4 itulah sensasi yang sesungguhnya terjadi.

Laga dipentaskan di MGM Grand Garden, Arena, Las Vegas, Nevada, Amerika, 12 November 2011. Marquez merobohkan Pacquiao di ronde ke-6 dengan luar biasa. Sang juara dunia di delapan kelas berbeda dari Filipina itu bak pohon pisang yang ditebang, ambruk, bruuuuk!

"Saya ingin melambaikan perpisahan dari atas ring. Ingin melewati dengan laga indah...," katanya dengan wajah sedih.

"Tapi, saya harus mendengar jeritan tubuh saya. Dia (tubuh saya) telah meminta saya untuk berhenti sekarang!" katanya lagi.

Ya, banyak sekali manusia yang antara jiwa dan tubuhnya tidak pernah sejalan. Jiwa yang tersesat (emosi dan ego) selalu menomorsatukan tampilan luar, maka apa saja diburunya.

Sementara tubuh sering dieksplotasi sedemikian rupa hingga melebihi kapasitas dan kekuatan. Hasilnya pasti penyakit yang tak bisa disembuhkan.

vs Diaz
Sementara ity, Marquez bertemu dengan Juan Diaz untuk pertama kali, di Toyota Center, Houston, Texas, USA, (28/2/2009) untuk memperebutkan gelar WBA/WBO Suoer Featherweight yang lowong. Hasilnya Marquez menang TKO-9.

Laga kedua terjadi setahun kemudian, tepatnya di Mandalay Bay Events Center, Paradise, Las Vegas, Nevada (31/7/2010). Marquez kembali menang sekali ini dengan angka mutlak 117-111, 116-112, dan 118-110.

Marquez adalah salah satu bintang Meksiko yang sinarnya cukup menyilaukan lawan. Ya, Meksiko memang melahirkan banyak sinar yang luar biasa terangnya.*

Penulis: M. Nigara
Wartawan Tinju Senior, Penasehat PWI Pusat, Anggota SIWO Lintas-Generasi, Anggota AIPS, INA 0076/1.

Baca Juga Berita Tinju Lainnya:

Mengintip Glamor Pesta Ultah Floyd Mayweather Bertabur Bintang

Jatah Petinju Indonesia di SEA Games 2021 Dipangkas, Pelatih Merasa Makan Buah Simalakama

KOLOM: Menakar Kemampuan Hammer Merobohkan The Towering Inferno dalam Perebutan Gelar WBC

 

Tag

Video

Berita Terkait

Liga 2

Kamis, 28 April 2022

Bursa Transfer Liga 2: Gresik United Ikat Khusairi, Staf Kepelatihan Lengkap

Khusairi tetap akan menangani Gresik United untuk kompetisi Liga 2 musim depan.

Gosip

Kamis, 28 April 2022

Ditodong Pistol, Amir Khan dan Istri Diselamatkan Pelayan Restoran

Rekaman CCTV baru menunjukkan saat staf restoran bergegas keluar untuk membantu Amir Khan setelah dia dirampok dengan todongan senjata.

Balap

Kamis, 28 April 2022

Tragedi Yunani, Costas Takidellis Tewas Secara Tragis Jatuh dari Jembatan

Costas Takidellis meninggal pada usia 19: Penghargaan yang dibayarkan kepada juara balap tanah tewas setelah mobil jatuh dari jembatan

Tinju

Kamis, 28 April 2022

Tyson Fury Tolak Tawaran Rp3,6 Triliun untuk Melawan Anthony Joshua

Tyson Fury bersikeras tetap gantung sarung tangan. Juara dunia kelas berat versi WBC itu resmi pensiun usai mengalahkan Dillian Whyte di Wembley, Sabtu lalu.

Terbaru

Tinju

Senin, 23 Mei 2022

Peran Guru SMAN 6 Kota Serang Terhadap Sukses Tim Tinju Indonesia di SEA Games 2021

Kesuksesan skuad tinju Indonesia membawa 5 medali dari SEA Games 2021 Hanoi tak lepas dari peran semua pihak.

Tinju

Minggu, 22 Mei 2022

Usai Raih Emas di SEA Games 2021, Petinju Maikhel Mustika Bidik Olimpiade

Maikhel Mustika digadang sebagai petinju masa depan Indonesia. Debut di SEA Games 2021, dia langsung meraih medali emas.

Tinju

Minggu, 22 Mei 2022

SEA Games 2021: Petinju Indonesia Bawa Pulang 5 Medali, Pertina Minta Maaf

PP Pertina minta maaf meski atlet-atletnya membawa pulang 5 medali dari SEA Games 2021 Vietnam.

Tinju

Minggu, 22 Mei 2022

Panggil Pelayan Hewan Peliharaan, Mantan Juara Tinju Dunia Glenn McCrory Ditangkap

Mantan Juara Dunia tinju Glenn McCrory berurusan dengan hukum. Pakar TV itu ditangkap atas pertikaian di rumah makan dengan dua pelayan.

Tinju

Minggu, 22 Mei 2022

SEA Games 2021: 4 Petinju ke Final, M Nigara Sebut Ini Sejarah untuk Indonesia

Bac Ninh Sports University, Hanoi, Minggu (22/5/2022) siang jadi saksi empat petinju Indonesia beraksi di final SEA Games 2021.

Tinju

Minggu, 22 Mei 2022

Floyd Mayweather Ingin Kembali Bertarung, Identitas Lawan Dirahasiakan

Tangan Floyd Mayweather tampaknya mulai gatal. Dia mengungkapkan akan bertarung lagi tahun ini. Tetapi tidak akan menyebutkan identitas lawan 'rahasianya'.

Tinju

Kamis, 19 Mei 2022

Masih Liburan, Tyson Fury Nyaris Bikin Onar di Jalanan Prancis

Kamis (19/5/2022), beredar video Tyson Fury menendang bumper mobil taksi di Cannes, Prancis.

Tinju

Rabu, 18 Mei 2022

John Ramirez Hajar Petinju Ini Hingga Terjengkang Keluar Ring

John 'Scrappy' Ramirez menjunkkan kekuatannya. Dia menghajar petinju Meksiko Jan Salvatierra hingga terjengkang keluar ring.

Tinju

Rabu, 18 Mei 2022

Putra Evander Holyfield Ambruk Dihajar KO Tukang Listrik

Putra Evander Holyfield, Evan Holyfield, menderita kekalahan pertama dalam karier tinju profesionalnya. Dia dihajar KO oleh Jurmain McDonald, Minggu (15/5/2022).

Tinju

Minggu, 15 Mei 2022

Pertarungan Floyd Mayweather Dibatalkan setelah Kematian Presiden

Floyd Mayweather tidak akan mengadakan pertarungan eksibisi di Dubai. Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan meninggal pada usia 73 tahun.
X